Thursday, 7 December 2017

Matikan Rokokmu Sekarang, atau Generasimu yang Akan Mati!

Kemarin (6/12), ikut sosialisasi di puskesmas Belanting Kec. Sambelia. Ikut karena memang sekolah-sekolah di sekitar puskesmas diundang. Seharusnya kepala sekolah yang datang. Berhubung kepala sekolah sakit, akhirnya saya yang hadir. Bukan karena saya dipilih, murni karena hari itu guru-guru lain pada pergi ngawas. Kan, mulai tanggal kemarin anak-anak SMP sudah mulai semesteran.

Untuk kesempatan ini, saya tidak banyak cerita. Sebab, rencananya nanti saya posting. Tentu, ada foto yang berhubung dengan acara sosialisasi ini. Jadi, untuk kesempatan ini, saya hanya menulis beberapa isi dari selembaran yang saya terima. Tidak apa-apa, kan, saya tulis ulang? *Saya suka rela scan selembarannya.

 
Matikan rokokmu sekarang!!!
Atau generasimu yag akan mati!

Materi yang disampaikan untuk sosialisasi ini adalah tentang bahaya merokok. Jadi, di sini, seperti semulanya saya hanya mencantumkan isi dari selembaran yang saya terima.

Mengapa rokok bahaya?
  • Rokok bersifat adiktif (menimbulkan ketergantungan).
  • Di dalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya.
  • 69 bahan kimia adalah zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker) jika asapnya dihirup langsung oleh perokok aktif maupun pasif.

Akibat rokok
Penyakit jantung: penyebabnya adalah asap rokok yang dihirup akan mengganggu pembuluh darah. Penyakit paru, penyakit kanker, diantaranya: kanker lidah, kanker usus besar, kanker paru atau kanker pankreas. Gangguan pernapasan, impotensi, gangguan kehamilan dan janin.

Semua racun jadi satu
Hidrogen sianida, asam asetik, aseton, asetanisol, kadmium, naptalin, metanol, polonium-210, cinnamalde hyde, urea, formalin, sodium hidroksida, geranol, toluene, hidrasin.

Saya ingin berhenti merokok!
  • Niat yang sungguh-sungguh untuk berhenti merokok.
  • Belajar membenci rokok.
  • Sering-sering pergi ke tempat yang ruangannya ber-AC.
  • Pindahkan semua barang-barang yang berhubungan dengan rokok.
  • Jika ingin merokok, tundalah beberapa menit lagi.
  • Beri tahu teman dan orang terdekat kalau kita ingin berhenti merokok.
  • Kurangi merokok sedikit demi sedikit.
  • Hilangkan kebiasaan termenung atau menunggu.
  • Sering-seringlah pergi ke rumah sakit, agar tahu pentingnya kesehatan.
  • Cari pengganti rokok, misalnya permen.
  • Coba dan coba lagi jika masih gagal.  

 

Demikian isi selembaran yang bisa saya tulis. Banyak hal yang ingin saya bahas sebenarnya. Namun, berhubung mood lagi kurang baik, jadi cukup ini saja dulu. Ikut sosialisas sebenarnya kerap dilakukan. Namun, tidak pernah benar-benar saya tekuni untuk diposting di blog. Banyak hal yang saya perhitungkan. Salah satunya yaitu, belum terlalu mahir dalam menyusun kalimatnya. Sebab, saya lebih suka cuap-cuap tidak jelas. Kalau dalam acara resmi, kan, harus memikirkan benar-benar kalimat mana yang cocok dibaca.

Baiklah, saya harap, bagi kalian yang membaca ini saya harap bukan perokok. Sebab, ada banyak hal yang buruk tentang rokok. Jadi... saya tidak berani banyak bicara. Sebab, orang perokok sebenarnya juga sudah tahu. Karena kecanduanlah yang menyebabkan belum mengakhiri semuanya. Saya tutup. Salam hangat.

6 komentar

setujuuuuuu... saya juga gak suka banget itu rokok.. sudah mahal bikin sakit pula.. mendingan buat beli es campur :D

Alhamdulillah saya belum pernah merokok sama sekali

hihi... iya, seharusnya seperti itu, ya. tapi, kata orang merokok beda lagi.

alhamdulillah kalau begitu. saya juga bukan perokok. hehe.

Berbagi itu menyenangkan. Jadi, jangan sungkan untuk berkomentar. Beri kritik & saran juga diperbolehkan. Salam kenal, ya... ^_^
EmoticonEmoticon