Thursday, 28 September 2017

[APRIL] Take My Hand

Selalu menunggu kabar dari April. Suka dengan group ini. Walau tidak begitu populer, bagiku mereka tetap di hati. Haha. Aku ngomong apaan, ya? Yang pasti, aku selalu menunggu mereka come back. Kadang, karena mereka aku jadi sering buka fanspage. Aktivitas apa yang mereka lakukan sekarang? Apa ada video yang lucu dari mereka? Atau, ada penghargaan apa yang mereka dapatkan? Maka dari itu, kuota harus tetepa ada. Semoga aku tidak tergolong fans yang berlebihan.


Nah, untuk kesempatan ini, atau come back kali ini, April memiliki tittle track berjudul Take My Hand. Salah satu judul lagu ini bisa kalian dapatkan di mini album ke-4 mereka ‘Eternity’. Di mana, dalam mini album ini terdapat 6 buah lagu. 2 di antara lagu itu aku suka – Take My Hand dan Tting. 2 lagu ini tetap aku putar. Teman-teman juga bisa mendownloadnya di sini.

Berhubung ini adalah review, maka aku akan mereview MV mereka. Ada bagian yang aku suka dan ada bagian yang tidak aku suka. Itu lumrah, ya? Yang terpenting, mereka tetap berusaha terbaik bagi para fansnya.

Dalam MV ini ada alur atau semacam cerita yang disampaikan. Jadi, teman-teman pasti suka. Bahkan, yang jadi penulis bisa terinspirasi dari MV ini. Ini bercerita tentang anak-anak remaja yang mulai suka ke lawan jenisnya, lalu malu-malu padahal berharap bersamanya. Remaja banget, kan?

Biar tema-teman tidak penasaran, maka aku akan ceritakan alur dari MV ini. Tapi ingat, ini murni hanya tafsiranku saja. Jadi, kritik boleh tapi jangan dicaci-maki, ya. Hehe.

 

Curi-curi pandang

Apa yang teman-teman lakukan jika ada seseorang yang disukai berada di sekitar kita? Apa akan melihatnya penuh keraguan? Atau, hati akan berdetak? Atau... sebenarnya banyak hal yang dirasakan saat situasi seperti itu. Oleh karena itu, setiap personil dari April juga melakukannya. Mereka lebih curi-curi pandang ke seorang yang mereka sukai. Ada beberapa hal yang mereka lakukan:

  • Chaekyung, mencari keberadaan seseorang yang dia sukai saat berjalan di kampus.
  • Chaewon, menunggu kedatangan seseorang yang dia sukai sambil menyiapkan minuman semacam kopi. Dalam keadaan itu, selalu mencari-cari keberadaan sang pujaan.
  • Naeun, berharap sang pujaan datang menemuinya di tepi danau.
  • Yena, bertemu di pameran lukisan. Entah sengaja atau mereka janjian. Yang pasti, pertemuan itu sangat membahagiakannya.
  • Rachel, memandang dari luar tempat latihan baseball. Memandang sang pujaan hati penuh dengan kegembiraan.
  • Jinsol, mengintip secara perlahan sang pujaan yang sudah duduk menanti. Entah ini janjian atau mereka kebetulan bertemu.

Kesempatan namun gagal

Kadang, banyak kesempatan yang kita peroleh saat menyukai seseorang. Namun, walau demikian, rasa ragu selalu hadir. Padahal, sebelumnya, atau jauh-jauh hari sudah menyiapkan semua. Kelak, jika bertemu maka akan melakukan hal ini dan hal itu.

Para personil April juga memiliki kesempatan itu. Namun, ya... begitulah, kadang tidak bisa berkata apa-apa saat bertemu dengan seseorang yang disukai.

  • Chaekyung, tidak bisa berkata apa-apa saat sang pujaan membantunya mengambil buku saat buku itu terjatuh karena pertemuan yang mendadak, atau yang diharapkannya begitu saja terjadi.
  • Chaewon, saat menunggu itu tidak sia-sia, sang pujaan melangkah sambil membawa sepeda di hadapannya, dia malah gagal menyapa lebih dan tidak berani memberikan minuman yang sudah disediakan.
  • Naeun, berhasil memberikan sebuah buku ke sang pujaan. Entah buku catatannya, atau buku yang dia pinjam. Sayang, dia tidak bisa berkata apa-apa di depan sang pujaan.
  • Yena, tidak bisa berkata apa-apa saat dia bersama sang pujaan menikmati indahnya lukisan di depan mereka.
  • Rachel, justeru kabur seketika saat dia ragu memberikan bola baseball yang tergelinding ke arahnya.
  • Jinsol, gagal memberikan sebuah surat yang sudah dia siapkan.

 

Kesempatan itu bisa hadir lagi ketika berharap

Kesempatan itu memang tidak bisa datang dua kali. Namun, saat kita yakin kesempatan itu bisa hadir, maka inilah yang dinamakan sebuah harapan. Maka dari itu, jangan sia-siakan. Sama seperti April, mereka kumpul dan mengeluh dengan sikap mereka selama ini.

Setiap masalah ada solusi. Maka dari itu, Naeun menyiapkan buku untuk mencari jalan keluar dari masalah mereka. Sebuah buku yang menyarankan sebuah tindakan dengan mengharapkan kembalinya waktu kemarin. Aku tidak terlalu mengerti. Namun, di MV ada adegan di mana mereka berharap kembali ke waktu sebelumnya. Saat mereka mengatupkan tangan dan menutup mata, harapan itu datang. Mereka malah berada di sebuah hutan, dan aku, tidak mengerti. Namun, harapan itu bisa terwujud, mereka berada di waktu saat mereka bertemu dengan sang pujaan.

  • Chekyung, berani menyapa sang pujaan saat menerima buku yang diberikaan.
  • Chewon, berani menyapa lebih dan menawarkan minuman yang sudah disediakan.
  • Naeun, berani menyapa sebentar dan berani membalikkan badan ke sang pujaan saat sebelumnya hendak pergi begitu saja.
  • Yena, berani menyapa saat pertemuan di pameran lukisan. Sebuah kertas tiket nonton atau tiket pameran berikutnya. Yang pasti, dia berhasil mengajak sang pujaan mengobrol.
  • Rachel, berani melangkah ke sang pujaan saat bola baseball berada didekatnya. Saat itu, dia memberikan bola baseballnya.
  • Jinsol, berani memberikan surat yang dibuatnya jauh-jauh hari.

Apa makna dari MV ini?

Aku tidak tahu pasti. Yang pasti, MV ini menceritakan tentang anak-anak remaja yang lagi kasmaran. Namun, penuh pertimbangan untuk berani lebih jauh. Walau pada dasaranya, saat keberanian itu ada, hal-hal negatif sebelumnya tidak akan terjadi. Maka dari itu, MV ini bisa kita dapatkan beberapa hal:

  • Bila ada kesempatan, lakukankan sesuai apa yang diharapkan.
  • Selalu berharap, karena kita tidak tahu bahwa sebuah keajaiban itu bisa saja ada.
  • Akhir dari kesempatan itu bisa saja berbuah manis atau pahit. Yang pasti, tidak membiarkan kesempatan itu hilang begitu saja.
  • Apalagi, ya? Bingung. Intinya, para personil April bahagia saat harapan mereka terwujud dari kesempatan fantasi yang mereka lakukan.

Selesai. Huah... panjang banget, ya? Semoga kalian suka dengan review ini. O ya, MV ini lebih terlihat fresh, ya. Tapi, temanya hampir sama dengan girl group lainnya. Terus, lagu ini adalah perpaduan antara April Story dan Lovesick. Jadi, teman-teman akan menemukan musik dan koreografi mereka yang dipadupadankan.

Berbagi itu menyenangkan. Jadi, jangan sungkan untuk berkomentar. Beri kritik & saran juga diperbolehkan. Salam kenal, ya... ^_^
EmoticonEmoticon