Ticker

6/recent/ticker-posts

Detektif Peet, Mengajak Anak-anak Menjadi Detektif



sumber gambar: https://twitter.com/langitRTV

Hai adik-adik, bagaimana kabar kalian? Semoga baik-baik saja, ya. O ya, dengan datangnya kakak menyapa kalian, berarti ada yang baru loh. Apa itu? Yaitu Zona Ceria yang ada di RTV. RTV memang selalu menyuguhkan yang ceria-ceria, ya. Kali ini ada kartun di Zona Ceria yaitu Detektif Peet. Apa kalian sudah menontonnya? Kalau kakak sudah, tapi belum berasa karena jam tayangnya masih terbatas. Dalam seminggu uma 2 hari saja. 

Tapi tenang, adik-adik jangan risau, di Youtube, Detektif Peet ada juga. Jadi, tidak masalah, kan? Pasti tidak masalah dong soalnya Detektif Peet memang bikin ketagihan. Adik-adik tidak akan bosan untuk nontonnya. Kakak juga sempat loh kemarin buka Youtube gara-gara kakak ingin nonton lagi. Hehe.

sumber gambar: https://twitter.com/langitRTV

O ya, kira-kira cerita Detektif Peet ini seperti apa, ya? Baiklah. Bagi adik-adik yang belum sempat nonton dari awal, kakak sedikit ceritakan ceritanya ya....

Detektif Peet ini sebenarnya adalah detektif hutan. Dia akan menjadi detektif ketika ada sesuatu terjadi di hutan. Misal, ada keributan di hutan, atau ada hewan lain yang mati. Karena kejadian ini, Detektif Peet akan segera menjadi detektif. Selain Peet, ada teman-temannya yang selalu menemani. Siapa mereka? Mereka adalah Baba dan Molly. Baba di sini karakternya tergesa-gesa. Kalau model seperti ini, biasanya tidak sabaran ya. Berikutnya Molly karakternya pemalu. Orang pemalu biasa suaranya imut, ya, sama seperti Molly ini. Hehe.

O ya, adik-adik juga harus tahu, Peet dan teman-temannya akan bergegas ke hutan jika memang ada masalah. Saat ada masalah, hidung Peet akan menyala merah. Saat itulah, Peet dan teman-temannya bergegas ke terowongan yang mereka miliki masing-masing. Kalau sudah begitu, mereka akan berkata, “Berangkat...!” Dan, mereka pun sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penyelidikan pun dimulai!

Saat penyelidikan, ada beberapa pertanyaan yang mereka lontarkan. Dari pertanyaan inilah timbul beberapa dugaan sementara yang belum tentu benar. Dalam penelitian, dugaan sementara disebut hipotesis. Karena ini dugaan sementara, maka adik-adik tidak heran kalau Peet kadang seolah menuduh hewan atau lainnya. Salah besar, kan? Maka dari itu, kesalahan Peet akan memunculkan dugaan lain. Hingga akhirnya, Peet dan teman-temannya akan menyelesaikan masalah. Apa yang dilakukan Peet ketika masalahnya dapat selesai? Peet akan mengetik di komputer khususnya. Kasus yang didapatkannya akan dicatat terus sampai selesai. Seru, kan?

Adik-adik, Detektif Peet ini akan mengajak kalian mengenal flora dan fauna yang luas. Dengan adanya hal ini, kalian tahu bahwa flora dan fauna sangat beragam. O ya, adik-adik, kalau kalian nonton kartun ini, ajak orang tua kalian, ya. Soalnya, ada beberapa adegan yang mungkin belum pahami. Nah, jika kalian bingung, kalian bisa tanya orang tua kalian, kan.

Pokoknya, kakak saranin kalian nonton kartun ini. Dengan menonton kartun ini, kalian diajak untuk mengasah pola pikir kalian. Kalian akan diajak untuk memecahkan masalah itu sendiri. Selain itu, yang terpenting adalah, kalian jangan cepat menuduh orang lain bersalah, kalian harus menyelidiki kebenarannya dulu. Maka dari itu, apa kalian mau atau siap jadi detektif? Hehe. Kalau kakak, mau. Ya... hitung-hitung bisa bantu masalah orang.

Baiklah, cukup dulu ulasan singkat Zona Ceria di RTV. Bagi kalian yang ingin kartun kesukaannya di review, boleh, kok, pesan ke kakak. Silahkan, WA kakak di nomor ini: 085-237-901-875.
Sampai ketemu di Zona Ceria lainnya, ya.


Reactions

Post a Comment

0 Comments