Ticker

6/recent/ticker-posts

Permasalahan Sikap Siswa di Sekolah yang Harus Diketahui

Masih teringat tentang bagaimana guru-guru bisa masuk penjara gara-gara suatu hal. Apakah yang dilakukan itu benar atau tidak. Yang pasti, jika guru berada di pihak salah menurut hukum, maka itu keyakinan adalah salah. Walaupun dasarnya, hal yang dilakukan hanyalah demi menyelamatkan siswa saja. Maksudnya, mendidik siswa untuk lebih baik lagi. Namun nyatanya, banyak guru yang tidak mampu untuk mengontrol diri hingga bisa dilaporkan dan masuk penjara. Miris? Tentu. Sejatinya, guru hanya bertujuan untuk mendidik. Nyatanya? Siapa yang salah?

 [image source]

Siapa yang salah, siapa yang benar, tidak ada yang tahu. Yang pasti, dari pihak guru dan siswa sebaiknya menjaga bagaimana hak-hak yang memang dimiliki. Misal, guru berhak menegur siswa yang salah dan mencoba membimbingnya, atau siswa mendengar apa yang diarahkan oleh guru. Apabila kedua belah pihak mengerti tentang hak-haknya, maka kekerasan atau permasalahan apa pun tidak akan terjadi.

Terlepas dari itu, memang permasalahan kerap terjadi di sekolah, terutama pada siswa. Sumbernya permasalahan memang banyak. Karena setiap anak memiliki perbedaan karakter, sehingga permasalah tiap siswa pun berbeda-beda. Kerap karena perbedaan inilah yang membuat guru menjadi kawalahan dan akhirnya akan berdampak pada tingkat emosional. Namun, guru yang baik adalah guru yang mampu mengolah emosinya sendiri.

Seperti penjelasan di atas, setiap siswa memiliki perbedaan karakter sehingga permasalahannya pun berbeda-beda. Terkait dengan permasalahan siswa, sewajarnya guru atau orangtua terutama, harus tahu bagaimana permasalah siswa. Ini bertujuan agar guru atau orangtua bisa paham dalam posisi mana tiap siswa memiliki permasalahan. Karena hal demikian, maka inilah beberapa permasalahan siswa dalam segi sikap yang harus diketahui. Beberapa permasalahan ini diambil dari angket PMP yang dilakukan oleh pemerintah. PMP kepanjangan dari Penjaminan Mutu Pendidikan. Berikut permasalahan sikap siswa yang terjadi di sekolah.

  1. Mencontek saat ujian
  2. Menyalin tugas dari pekerjaan temannya
  3. Sering berbohong
  4. Bolos
  5. Terlambat masuk sekolah
  6. Tidak mengerjakan tugas yang diberikan
  7. Tidak mematuhi tata tertib sekolah
  8. Terlibat perkelahian antar siswa atau antar sekolah dan atau antar kelompok
  9. Teribat narkoba’minum minuman keras
  10. Merokok
  11. Pornografi dan pornoaksi
  12. Vandalisme (perusakan seperti memecahkan, menghancurka, dll, tanpa seizin pemilik)
  13. Tidak menghormati guru dan orang lain yang lebih tua
  14. Menggunakan kata-kata kotor dalam berkomunikasi
  15. Tidak memiliki kemauan dalam mencari bahan/sumber belajar
  16. Minim kreatifitas dalam menghasilkan karya
  17. Malas mengunjungi perpustakaan
  18. Rendahnya minat membaca
  19. Tidak berani mengemukakan pendapat
  20. Tidak percaya diri tampil di depan umum
  21. Kesulitan dalam berinterakis/berkomunikasi dengan orang lain
  22. Tidak sportif
  23. Tidak taat menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing
  24. Tidak berdoa sebelum dan setelah melakukan aktivitas
  25. Rendah partisipasi dalam gontong royong
  26. Tidak ada kepedulian terhadap orang lain
  27. Membuang sampah sembarangan
  28. Tidak mau terlibat membersihkan lingkungan sekolah
  29. Tidak menjaga dan memelihara tanaman


Demikian permasalahan sikap siswa yang harus diketahui. Permasalahan demikian dapat dikategorikan permasalahan yang ringan dan berat. Dan sekarang, sebagai guru atau orangtua sebaiknya memperhatikan permasalahan siswa, terutama untuk orangtua sebaiknya mengetahui kondisi anaknya. Ini tentu berguna untuk mengantisipasi bagaimana kondisi siswa itu sendiri. Setidaknya, mencegah lebih baik ketimbang membiarkan dan tidak mengetahuinya sama sekali. Ini juga mampu mengurai permasalahan yang dihadapi guru. Alngkah baiknya, gura dengan orangtua sama-sama bekerja sama demi kebaikan bersama-sama.
Reactions

Post a Comment

0 Comments