Ticker

6/recent/ticker-posts

Tentang Kartu Indonesia Pintar

Kartu Indonesia Pintar atau disingkat KIP sudah dibagikan ke nama-nama yang tercantum di kartu tersebut. Kartu KIP diberikan pada anak-anak yang masih sekolah, dari SD - SMA. Dengan adanya KIP ini, banyak para orangtua berharap bantuan dari pemerintah. Setidaknya dapat membantu meringankan beban orangtua untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya.

KIP diberikan kepada anak-anak yang masih bersekolah dan dilajutkan ke sekolah tempat mereka bersekolah. Tahap ini kemudian akan ditindaklanjuti oleh sekolah, di sini yang bekerja adalah Operator Sekolah. Caranya;

  1. Murid menyerahkan foto copy KIP ke sekolah.
  2. OPS melakukan sinkronisasi terlebih dahulu di aplikasi 'DAPODIK'. Biasanya setelah disinkron kan, maka secara otomatis nomor KIP akan langsung terinput. Namun, ada juga yang tidak.
  3. Bagi yang tidak terinput secara otomatis, OPS-lah yang menginputnya.
Kendala

Dalam penginputan, biasanya OPS akan mengalami kendala, antara lain;
  1. Tidak bisa membedakan antara O dan 0.
  2. Ketidaksesuaian nama siswa pada kartu KIP.
  3. Tahun lahir juga tidak sesuai.
Biasanya
  1. Pada nomor KIP dipadukan antara huruf dan angka.
  2. Kemungkinan di nomor KIP yaitu; dua angka dan lainnya huruf, atau dua huruf yang lainnya angka, serta huruf semua.
Catatan
  1. Ada beberapa murid saat dilakukannya sinkroinisasi akan muncul nomor KKSnya bukan KIPnya. Jadi, bagi OPS yang kesulitan membedakan anatar O dan 0, sepertinya boleh menginput nomor KKSnya.
Reactions

Post a Comment

0 Comments