Ticker

6/recent/ticker-posts

Review: Real Meat Mie Goreng Rasa Rendang

Indomie Real Meat
Mie Instan Goreng Rendang



Yuhuuu! Saya hadir nih teman-teman. Kali ini mau review produk dari Indomie. Lebih tepatnya ingin berbagi sensai setelah mencobanya. Indomie ini adalah Real Meat mie goreng rasa Rendang. Saya sengaja mereview ini karena bikin iri sama blog-blog lainnya. Itu lantaran mereka suka sekali berbagi apa yang pernah mereka lakukan. Jadinya, saya pun pengen seperti itu. Apa iri saya baik, ya? Semoga baik, ya. Karena menurut saya, kalau iri baik tentu baik. Maksudnya, tidak merugikan siapa pun.

Baiklah, sebelum melanjutkannya, perlu diketahui, sebelum berani mencoba sensasi ini, saya banyak mendapatkan refrensi dari teman-teman. Maksudnya, saya bertanya dulu tentang bagaimana rasanya mie ini dan ini. Maklum, bikin penasaran juga mie-mie yang ada di iklan.

“Kalau in enak. Tapi, saya tidak suka.”
“Jangan beli ini, tidak enak.”
“Iklan bikin ngiler, tapi nyatanya tidak.”

Tanggapan ini saya simpan. Namun saya penasaran terus, akhirnya mencoba. Awalnya, saya tidak berniat untuk beli Indomie  Real Meat ini. Tapi sayang, yang saya cari tidak ada. Akhirnya beli yang ini saja. Sempat was-was untuk beli, takut harganya di atas 10ribu. Ya, uang segitu lumayan untuk beli bensin untuk bisa berkendaraan pulang pergi ke Kecamatan. Tapi berhubung saya lagi di Kecamatan, saya pun mampir ke mini market yang ada di sana. Perlu diketahui juga, kalau di daerah saya tidak ada mini market semacam Alfamart, dll-nya. Entah kenapa mereka belum berani buka, mungkin karena takut tidak ada yang beli, atau modal tidak akan balik-balik karena rata-rata di daerah saya lebih suka belanja di pasar.

Setelah beli, harganya cukup dikatakan tidak terjangkau. Sekitar 8ribu. Kenapa tidak terjangkau? Takutnya nanti kalau saya ketagihan dan pengen beli lagi, saya bisa tekor, kan? Padahal, harga segitu masih bisa untuk beli bensin eceran. Jangan katakan saya perhitungan, ya? Maklum, gaji tidak seberapa. Kalau tidak beli bensin, uang segitu bisa dapat mie merek lain yang seharga 2ribu. Jadi, bisa dapat 4 mie.

..........

 

Cara buat dan bumbunya

Sampai di rumah, saya suruh keponakan untuk membuatnya. Caranya gampang, kok. Sama seperti mie goreng pada umumnya. Tinggal direbus, ditiriskan, lalu dituang ke piring yang sudah ada bumbunya. Tinggal diaduk-aduk sampai merata. Selain ada bumbunya, ada tambahan daging dan kacang merahnya di sana. Kacang merahnya cukup banyak. Kalau dagingnya, sedikit sekali. Bahkan hampir bisa dikatakan tidak sesuai dengan iklan.


Lalu bagaimana rasanya?

Saya kurang suka. Aroma dagingnya sedikit amis menurut saya. Saya memang tidak suka dengan daging yang beramis. Makanya, kalau ada daging sapi, kambing, dan ayam di rumah, kadang saya  makan. Kebanyakan tidak makan sih. Selain itu, rasanya manis. Saya memang tidak suka dengan makanan yang manis. Lebih suka yang pedas. Manis bagi saya cepat sekali bikin bosan. Beda dengan pedas yang bikin ketagihan. Ketagihan dalam arti bumbunya memang enak.

Selain itu, kacang merahnya cukup memuaskan menurut saya. Enak. Bikin nagih sih. Menurut saya seharusnya kacang merahnya yang diperbanyak. Kalau dagingnya dihilangkan saja. Nah, bagi kalian yang tidak suka manis seperti saya, sebaiknya Real Meat rasa Rendang in dibarengi dengan nasi putih. Ini akan membuat kalian merasa nyaman untuk memakannya.

Bagaimana dengan bungkusnya?

Mewah. Saya suka dengan bungkusnya. Bungkusnya bisa digunakan untuk bungkus kado yang isinya manik-manik atau barang ringan lainnya. Kalau untuk yang kreatif, kayaknya bisa dimanfaatkan untuk berkreasi. Saking mewahnya, saya rasa tidak enak untuk membuangnya. Hehe. Semoga saya tidak lebay, ya.

..........

Cukup dulu dari saya. Tunggu review lainnya lagi. Rasanya, saya pengen review produk-produk lainnya. Terutama tentang makanan. Entah kenapa, kalau makanan yang ada di iklan pengen sekali saya cicipi. Padahal, selera saya pasti tidak seperti iklan. Bahkan, saya targetkan untuk beli mie pedas yang ada di iklan, apa memang sepedas itu? Semoga di lain waktu bisa terwujud.

Reactions

Post a Comment

0 Comments